Cara Membersihkan Tangki Air Kotor Sendiri

Cara Membersihkan Tangki Air Kotor Sendiri

Cara Membersihkan Tangki Air Kotor – Air di rumah tiba-tiba berbau aneh atau warnanya agak keruh? Bisa jadi, tangki air di rumah sudah waktunya dibersihkan. Sebenarnya, cara membersihkan tangki air kotor bisa dilakukan sendiri tanpa perlu panggil tukang.

Selain hemat biaya, membersihkan tangki sendiri juga membuat kita lebih paham kondisi air di rumah. Yuk, simak panduan lengkapnya berikut ini agar air di rumah kembali bersih dan sehat.

Tanda-Tanda Tangki Air Sudah Harus Dibersihkan

Tanda-Tanda Tangki Air Sudah Harus Dibersihkan
Tanda-Tanda Tangki Air Sudah Harus Dibersihkan

Air Berbau Tidak Sedap

Pertama-tama, air yang berbau apek atau amis jadi tanda paling mudah dikenali. Biasanya, bau ini muncul akibat endapan kotoran yang sudah lama mengendap. Ternyata, bau tersebut juga bisa berasal dari lumut atau bakteri di dalam tangki. Oleh karena itu, jangan abaikan aroma tidak biasa dari air keran.

Warna Air Berubah Keruh

Selain itu, perubahan warna air menjadi keruh juga patut diwaspadai. Umumnya, kondisi ini terjadi karena partikel kotoran bercampur dengan air. Bahkan, warna kekuningan atau kecokelatan bisa menandakan karat pada tangki. Maka dari itu, segera periksa kondisi tangki jika hal ini terjadi.

Muncul Endapan di Dasar Tangki

Di sisi lain, endapan lumpur atau pasir halus di dasar tangki juga jadi sinyal penting. Biasanya, endapan ini terbentuk dari partikel yang terbawa air sumber. Lama-kelamaan, endapan tersebut menumpuk dan mengganggu kualitas air. Karena itu, pengecekan dasar tangki perlu dilakukan secara berkala.

Aliran Air Jadi Lebih Lambat

Tak hanya itu, aliran air yang tiba-tiba melambat juga bisa jadi pertanda. Sebab, kotoran yang menumpuk bisa menyumbat saluran keluar tangki. Akibatnya, tekanan air ke keran atau shower jadi berkurang drastis. Dengan demikian, aliran air yang melemah sebaiknya segera dicek penyebabnya.

Sudah Lama Tidak Dikuras

Terakhir, faktor waktu juga jadi penentu penting kapan tangki harus dibersihkan. Idealnya, tangki air dikuras setiap tiga hingga enam bulan sekali. Namun, jika sudah lebih dari itu, sebaiknya segera dijadwalkan pembersihan. Jadi, catat tanggal terakhir kuras agar tidak lupa lagi.

Langkah Membersihkan Tangki Air Kotor Sendiri di Rumah

Langkah Membersihkan Tangki Air Kotor Sendiri di Rumah
Langkah Membersihkan Tangki Air Kotor Sendiri di Rumah

Matikan Aliran dan Kuras Tangki

Pertama, langkah awal adalah mematikan aliran air menuju tangki terlebih dahulu. Setelah itu, seluruh air di dalam tangki perlu dikuras habis. Ternyata, langkah ini penting agar proses pembersihan lebih maksimal. Jadi, pastikan tangki benar-benar kosong sebelum lanjut ke tahap berikutnya.

Sikat Bagian Dalam Tangki

Selanjutnya, bagian dalam tangki bisa disikat menggunakan sikat berbulu sedang. Kemudian, fokuskan sikat pada area yang terlihat kotor atau berlumut. Biasanya, sudut-sudut tangki jadi tempat kotoran paling sulit dijangkau. Oleh sebab itu, gunakan sikat dengan gagang panjang agar lebih mudah.

Bersihkan dengan Campuran Air dan Sabun

Di samping itu, campuran air dan sabun bisa membantu melunturkan kotoran membandel. Umumnya, sabun cuci piring sudah cukup efektif untuk keperluan ini. Ternyata, campuran ini juga aman digunakan pada berbagai jenis bahan tangki.

Bilas Tangki Hingga Bersih Sempurna

Setelah disikat, tangki wajib dibilas menggunakan air bersih secara berulang. Sebab, sisa sabun yang tertinggal bisa memengaruhi rasa dan bau air. Bahkan, pembilasan yang kurang tuntas bisa menyebabkan air kembali berbau.

Keringkan Sebelum Diisi Kembali

Terakhir, tangki yang sudah bersih sebaiknya dikeringkan dahulu sebelum diisi air baru. Tujuannya, agar sisa kelembapan tidak memicu pertumbuhan bakteri baru. Dengan begitu, kualitas air yang mengalir nanti jadi lebih terjaga. Jadi, beri waktu beberapa jam sebelum tangki digunakan kembali.

Tips Biar Tangki Air Tetap Bersih Lebih Lama

Tips Biar Tangki Air Tetap Bersih Lebih Lama
Tips Biar Tangki Air Tetap Bersih Lebih Lama

Rutin Menguras Setiap Beberapa Bulan

Pertama-tama, jadwal kuras rutin sangat penting untuk menjaga kebersihan tangki. Idealnya, kegiatan ini dilakukan setiap tiga sampai empat bulan sekali. Dengan begitu, kotoran tidak sempat menumpuk dalam jumlah banyak. Jadi, buat pengingat khusus agar jadwal ini tidak terlewat.

Pasang Filter di Saluran Masuk

Selain itu, pemasangan filter pada saluran masuk air sangat dianjurkan. Fungsinya, untuk menyaring kotoran sebelum masuk ke dalam tangki. Bahkan, filter ini bisa mengurangi frekuensi pembersihan tangki secara signifikan. Karena itu, investasi filter terbilang cukup sepadan untuk jangka panjang.

Tutup Tangki dengan Rapat

Kemudian, penutup tangki harus selalu terpasang dengan rapat setiap saat. Sebab, celah terbuka bisa jadi jalan masuk debu dan serangga. Akibatnya, kotoran tersebut ikut mengendap dan mengotori air di dalamnya. Maka dari itu, periksa kondisi tutup tangki secara berkala.

Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung

Di sisi lain, tangki sebaiknya diletakkan di tempat yang teduh dan aman. Misalnya, area di bawah atap bisa jadi pilihan penempatan yang tepat. Ternyata, cara ini efektif mencegah pertumbuhan lumut dan bakteri.

Sedang membutuhkan produk tangki murah dan terjamin kualitasnya, bisa pesan di distrubutor tangki air di store kami. Silahkan hubungi WhatsApp berikut ini, unutk dapat informasi lengkapnya.

Hubungi Atap Galvalum

Kesimpulan

Pada dasarnya, cara membersihkan tangki air kotor tidak sesulit yang dibayangkan banyak orang. Mulai dari menguras, menyikat, membilas, hingga mengeringkan, semua tahap saling melengkapi.

Scroll to Top